Minggu, 27 Februari 2011

Menghidupkan Ruh Iman

Terkadang kita sering berfikir, “Bagaimana yaaa?? untuk menjadi sukses atau mendapatkan kesuksesan?” pertanyaan seperti ini adalah hal yang wajar karena setiap orang mendambakan hal itu. Tetapi kita sering lupa untuk mencapai itu semua diperlukan sebuah bahan bakar, dan bahan bakar yang paling pas dan paling ampuh yang Alloh SWT anugerahkan kepada kita adalah “IMAN”.

Setiap pribadi muslim harus meyakini bahwa nilai iman akan terasa kelezatannya apabila secara nyata dimanifestasikan dalam bentuk amal sholeh atau tindakan kreatif dan prestatif. Iman merupakan energi batin yang memberi cahaya pelita untuk mewujudkan identitas dirinya sebagai bagian dari umat yang terbaik.

Oleh karena itu, Iman tidak cukup hanya diartikan “Percaya atau Yakin”, karena apabila kita berhenti pada pengertian ini, Iblis lebih percaya dan berpengalaman dari pada kita. Iblis pernah berdialog dengan Allah sekaligus menunjukkan pembangkangannya. Agar kita tidak sama dengan Iblis, kata iman harus kita maknai lebih jauh. Iman berarti menempatkan diri secara merdeka, membebaskan diri dari segala belenggu ikatan kecuali mengikat diri dengan penuh cinta kepada Alloh SWT. Hal ini akan menyebabkan keberpihakan kita hanya kepada Allah dan Rasul-Nya sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadist.

Rasulullah SAW bersabda : “Yang dinamakan Iman itu adalah apabila kau meyakini didalam hati, menyatakannya dengan lidah dan melaksanakannya dengan perbuatan.” Kiranya perlu kita garis bawahi pada kalimat ucapan Rasulullah pada kalimat akhir yaitu : “melaksanakan dengan perbuatan” yang berarti ada gerakan aktif untuk mewujudkannya. Lebih dari itu, Alloh memberikan isyarat bahwa mereka hanya berkata “Aku beriman” , tetapi tidak konsekwen dalam perbuatannya termasuk kategori yang dimurkai Alloh. Iman merupakan tanda keberpihakan kepada Alloh dan Rasul-Nya. Keberpihakan itu dapat terlihat apabila diwujudkan dalam amal dan perbuatan iman dan amal bagaikan perbuatan iman dan amal bagaikan 2 sisi gelas yang diisi air, kalau gelas itu kita isi susu maka akan disebut segelas susu atau mungkin gelas tersebut kita isi dengan racun maka kita akan menyebutnya segelas racun tak peduli dari bahan apa gelas terbuat karena sebutan gelas itu tergantung pada isinya. Oleh karena itu iman adalah wadah yang akan menampung segala isinya yang sesuai. Jadi dapat kita garis bawahi, bahwa Iman adalah wadah, jasad adalah alat, perbuatan adalah isinya. Iman dan Islam bukan sekedar pengetahuan atau dalam bahasa asingnya knowledge. Kita tidak cukup kalau hanya sebatas “saya tahu-saya-saya tahu” atau I see, I see”. Anthony Robbins seorang trainer dan motivator, pernah menulis “You see in life, lots of people know what to do, but few people actually do what they know. Knowing is not enough! You must take action!”. (“Lihatlah, dalam kehidupan ini banyak orang yang tahu apa yang harus dikerjakan, tapi sedikit sekali yang mengerjakan apa yang dia tahu. Tahu saja tidak cukup! Anda harus berbuat!”) dengan kata lain, bahwa tidaklah sempurna Iman seseorang yang hanya meyakini dalam hati dan mengucapkan didalam perkataan, tetapi hampa dalam perbuatan. Pandai membuat pertanyaan tapi bodohnya dalam mewujudkannya dalam kenyataan.

Islam bukanlah sekedar seperangkat konsep normatif ideal, melainkan juga suatu bentuk praktek dari amal aktual, amal yang nyata. Dari akar kata iman kita mengenal kata Aman (damai dan tentram), sehingga seseorang seharusnya mampu mengaktualisasikan suasana damai dan selalu ingin pelita kedamaian. Ditangan orang beriman, sesuatu apapun tidak mungkin cacat atau rusak sehingga pantaslah orang tersebut diberi amanah karena dia sudah membuktikan dirinya sebagai Al-Amin (orang yang terpercaya) atau dapat diistilahkan credible.

Seorang pribadi muslim, sadar bahwa kehadiran dirinya dimuka bumi tidak lain hanya untuk mengabdi, sebagaimana Allah SWT berfirman “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku”(Qs. Ad-Dzaariyaat:56) didalam ayat ini dinyatakan bahwa misi seorang pribadi muslim adalah sebagai pelayan Alloh. Apabila bekerja dan melayani itu adalah fitrah manusia yang enggan bekerja, malas dan tidak mendayagunakan seluruh potensi dirinya untuk menyatakan keimanan dalam bentuk amal prestatif, sesungguhnya dia selalu melawan fitrah dirinya sendiri, menurunkan derajat identitas dirinya sebagai manusia sempurna, kemudian runtuh dalam kedudukan yang lebih hina dari binatang (Qs. Al-A’raaf: 172). Manusia hanya dapat memanusiakan dirinya dengan Iman, Ilmu dan Amal.

Amal hanya mungkin berkualitas bila dibarengi dengan ilmu dan ilmu yang baik adalah ilmu yang bermanfaat dan memberikan nilai kepada alam. Bila ilmu dan manfaat telah kita miliki, selanjutnya adalah usaha kita untuk selalu mencari arah, tujuan dan kesempatan. Seorang pribadi muslim harus banyak belajar dan membaca, dia harus pandai membaca tanda-tanda kekuasaan Alloh yang akan membawanya lebih mengenali siapa hakikat dirinya. Selain itu ada suatu kegemaran tersendiri untuk lebih banyak membaca buku-buku yang merupakan jendela informasi dunia. Dan juga menjadi suatu hal yang wajib bagi dirinya untuk terus membaca, mengkaji, merenungi dan mengamalkan Al-Qur’an. Kewajiban membaca ini telah Alloh tuangkan didalam firman-Nya “Bacalah dan Tuhamulah Yang Maha Pemurah, yang mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (Qs. Al’Alaq: 1-5).

Jadi jelaslah bahwa sekarang untuk menjadi orang yang berprestasi dan sukses ada tiga kata kunci yaitu “Iman, Ilmu dan Amal”. Orang-orang yang memiliki 3 kata kunci tersebut akan menjadi orang-orang yang tangguh walau harus menerjang badai. Mereka tidak mengenal kata pesimis. Tidak pernah lelah. Bagi mereka waktu adalah lembaran kertas untuk menulis tinta karya dan kerja nyata. Dan ilmu adalah pelita hati yang akan membawa kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.

Wallahu a'alam bishowab. May Allah bless You !!

Sabtu, 26 Februari 2011

Lowongan


Kesempatan ini akan diberikan kepada Semua orang tanpa pengecualian.
Anda hanya perlu membaca dan mengerti.

LOWONGAN UNTUK POSISI :
a. Anggota Syurga Dari Awal.
b. Anggota Neraka Dari Awal.
c. Anggota Neraka temporer Kemudian ditransfer ke Syurga.

I. EMPAT KEUNTUNGAN LUMAYAN (untuk posisi a ):
a. Nikmat kubur.
b. Perlindungan di Padang Mahsyar.
c. Keselamatan Meniti Sirath-al mustaqim.
d. Syurga yang kekal abadi.

WAKTU WAWANCARA/INTERVIEW
Kapan saja secara adhoc mulai dari saat membaca iklan ini.

LOKASI WAWANCARA/INTERVIEW:
Dalam kubur (alam barzakh).

SYARAT:
- Tidak diperlukan ijazah
- Tidak diperlukan pangkat atau sertifikat.
- Tidak perlu bawa harta (yang banyak)
- Tidak perlu berwajah cantik, ganteng, berbadan tegap atau seksi

Hanya diperlukan bawa dokumen asli Iman dan Amal.
Yang melakukan interview; Mungkar dan Nangkir.

INI NIH BOCORAN PERTANYAAN INTERVIEW (6 Soal)
1. Siapa Tuhanmu ?
2. Apa Agamamu ?
3. Siapa Nabimu?
4. Apa Kitabmu?
5. Dimana Kiblatmu ?
6. Siapa Saudaramu?

CARA MELAMAR:
Tak perlu kemana-mana dan bersusah payah, Anda hanya menunggu jemputan yang berkaliber untuk menjemput anda. Ia akan menjemput anda kapan dan dimana saja (mungkin sebentar lagi), namanya Izrail.

TIPS UNTUK BERHASIL DALAM WAWANCARA TERTUTUP INI:
Hadist Hasan yang diriwayatkan oleh Ahmad Hanbal, yang bermaksud;

Sabda Rasulullah SAW:
"Sesungguhnya! bila jenazah seseorang diletakkan didalam kubur, sesungguhnya jenazah itu mendengar suara sandal orang-orang yang mengantarnya ke kuburan pada saat mereka meninggalkan tempat itu.

Jika mayat itu seorang muslim, maka sholat yang dilakukannya ketika beliau masih hidup akan diletakkan di kepalanya, puasanya diletakkan di sebelah kanannya, zakatnya diletakkan di sebelah kirinya dan amalan kebajikan sedekah, silaturrohim, masalah kebajikan dan ihsan diletakkan diujung kedua kakinya.

Ia akan didatangi malaikat dari bagian kepala, maka sholat itu berkata kepada malaikat: dari bagianku tidak ada jalan masuk. Kemudian malaikat berpindah ke sebelah kanan, maka puasa berkata kepadanya: dari bagianku tidak ada jalan masuk. Kemudian malaikat berpindah ke sebelah kiri, maka zakat berkata kepadanya: dari bagianku tidak ada jalan masuk. Kemudian dia didatangi dari arah ujung kakinya dan berkatalah amal kebajikan: di bahagianku tidak ada jalan masuk.

Maka malaikat berkata kepadanya: Duduklah kamu! Kepadanya (mayat) diperlihatkan matahari yang sudah mulai terbenam, lalu malaikat bertanya kepada mayat itu: Apakah pandangan kamu tentang seorang laki-laki (Muhammad SAW) yang kamu dahulu sentiasa berbicara tentang dia, dan bagaimana kesaksian kamu kepadanya? Maka mayat itu berkata: Tinggalkan aku sebentar, aku hendak sembahyang. Malaikat berkata: sesungguhnya engkau akan mengerjakan sholat (boleh saja) tetapi jawab dahulu apa yang kami tanyakan ini. Apakah pandangan kamu tentang seorang laki-laki (Muhammad SAW) yang dahulu kamu selalu berbicara tentang dia; dan bagaimana kesaksian kamu kepadanya?

Maka berkata mayat itu: Laki-laki itu Nabi Muhammad SAW dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad SAW itu ialah utusan Allah SWT yang membawa kebenaran dari Allah SWT.

Maka malaikat berkata kepada mayat itu; Demikianlah kamu dihidupkan dan begitu juga kamu dimatikan dan dengan demikian juga kamu dibangkitkan semula di akhirat, Insya Allah.

Kemudian dibukakan baginya satu pintu disyurga, maka dikatakan kepadanya itulah tempat kamu dan itulah janji Allah pada kamu dan kamu akan berada di dalamnya. Maka bertambah gembiralah mayat itu. Kemudian dilapangkan kuburnya seluas 70 hasta dan disinari cahaya baginya.

Wah..Nampaknya pertahanan kita perlu kuat nich...dari semua penjuru (kepala, kanan, kiri dan ujung kaki).
II. Untuk posisi (b)                                                                                             

Tidak diperlukan belajar, gak usah berpikir, hiduplah sesuka anda...Wallahu- a'lam.

III. Untuk posisi (c)

Hanya diperlukan ibadah ala kadarnya (asal ucapin kalimat Tauhid), dan hidup sesuka anda...

Wallahu-a'lam

Senin, 21 Februari 2011

Panglima2 perang FSIG dari masa ke masa



FSIG sejak berdiri di tahun 1998, telah mengalami perkembangan dalam menyiarkan agama Islam di Jurusan Geografi, Universitas Negeri Semarang. Dan FSIG selalu dipimpin oleh Ketua (mas'ul) yang cerdas dan memiliki visi misi membawa FSIG ke jenjang yang lebih baik. Sebagai bentuk penghargaan kepada mereka, kami tampilkan profil Ketua FSIG dari pertama sampai sekarang yang kami kemas dalam artikel ini dengan mengambil judul "Panglima2 perang FSIG dari masa ke masa". Sebagian besar dari mereka, masih bisa dikontak oleh penulis melalui nomor telepon dan akun facebook..
Akhirnya inilah mereka (berdasarkan berbagai sumber yang akurat dan terpercaya) :

1. Akhina Sismanan (masa periode 1998/99 dan 1999/00)
Alamat asal :Purwokerto
Prodi/Angkatan : Pendidikan Geografi/ 1996 (Alumni)
Sekarang :Guru Geografi di MTS Muhammadiyah Patikraja
CP :081327032573/ 0281644627
Email : sismanan@yahoo.com
Blog : www.sismanan.blogspot.com


2. Akh Muhamad Isaac Briant As (masa periode 2000/01 dan 2001/02)
Alamat asal : Magelang
Prodi/Angkatan : Pendidikan Geografi/ 1999 (Alumni)
Prestasi : Mahasiswa Berprestasi UNNES 2002
Sekarang : Dosen Geografi di Universitas PGRI Palangkaraya
CP : 085753532003/085249234209


3. Akh Kifli Latif (masa periode 2002)
Alamat asal : Kudus
CP : 085229706219

4. Akh Teguh (masa periode 2003)


5. Akh Imam Subekhan (masa periode 2004)

Alamat asal : Pati
Prodi/Angkatan : Geografi/ 2002 (Alumni)
Sekarang : Dosen Geografi di Universitas PGRI Palembang
CP : 0856679110
email : imamsubekhan@yahoo.com
Blog : www.imamsubekhan.blogspot.com


6. Akh Miftah Khurrohman (masa periode 2005-2006)
Alamat asal : Banjarnegara
Prodi/Angkatan : Survei dan Pemetaan Wilayah/ 2004 (Alumni)
Sekarang : Bekerja di Adi's Konsultans
CP : 085290059602/ 08562584705
email :geomatica_mapp@rocketmail.com


7. Akh Suwarnoe (masa periode 2007)

Alamat asal : Pati
Prodi/Angkatan : Pendidikan Geografi/ 2005 (Alumni)
Sekarang : Bekerja di PT Triputra Persada Rahmat
CP : 085642519609
email : zoegeografi@gmail.com


8. Akh Aris Faiz (masa periode 2008)

Alamat asal : Grobogan
Prodi/Angkatan : Pendidikan Geografi/ 2006
Sekarang : Guru Geografi di MA Yafalah, Gubug

CP : 085726911737
email : faizaris@yahoo.com/ faizaris@yahoo.co.id


9. Akh Sikh Kanuraga Perdana (masa periode 2009)

Alamat asal : Pekalongan
Prodi/Angkatan : Pendidikan Geografi/ 2007
Sekarang : -
CP : 085642514731
email : syekhperdana@yahoo.com
facebook : facebook.com/syeh.perdana


10. Akh Irmawan Ahmad (masa periode 2010-sekarang)

Alamat asal : Ungaran
Prodi/Angkatan : Pendidikan Geografi/ 2008
Sekarang : -
CP : 085280591318
email : wawankusayang@yahoo.co.id

Minggu, 20 Februari 2011

Al Idrisi


Abu Abdullah Muhammad al-Idrisi al-Qurtubi al-Hasani al-Sabti atau singkatnya Al-Idrisi (bahasa Arab: أبو عبد الله محمد الإدريسي; bahasa Latin: Dreses) (1100 – 1165 atau 1166) adalah pakar geografi, kartografi, mesirologi, dan pengembara yang tinggal di Sisilia, tepatnya di istana Raja Roger II. Muhammad al-Idrisi lahir di kota Afrika Utara Ceuta (Sabtah) yang termasuk bagian Kekaisaran Murabitun dan wafat di Sisilia. Al-Idrisi merupakan keturunan para penguasa Idrisiyyah di Maroko, yang merupakan keturunan Hasan bin Ali, putra Ali dan cucu nabi Muhammad.

Pendidikan Al-Idrisi diperoleh di Andalusia.


Tumbuh dan besar di Cetua, Al-Idrisi muda mengembara ke Spanyol Islam, Portugal, Perancis, dan Inggris. Dia mengunjungi Anatolia saat ia baru berusia 16 karena terjadinya konflik dan ketidakstabilan di Andalusia. Dia kemudian bersama orang-orang sezamannya menyatu di Sisilia, dimana bangsa Normandia telah menundukkan bangsa Arab yang dulunya loyal kepada Kekhalifahan Fatimiyah. Menurut Ibnu Jubayr: "bangsa Normandia bertoleransi dan melindungi keluarga-keluarga Arab dalam pertukaran ilmu pengetahuan."


Al-Idrisi menggabungkan pengetahuan dari Afrika, Samudera Hindia, dan Timur Jauh yang dikumpulkan para penjelajah dan pedagang Islam dalam bentuk peta Islam, dan juga dari informasi yang dibawa oleh pelayar-pelayar Normandia untuk membuat peta paling akurat di dunia di masa pramodern, yang diletakkan sebagai ilustrasi Kitab Nuzhat al-Mushtaq miliknya, (Latin: Opus Geographicum) diterjemahkan Hiburan untuk Manusia yang Rindu Mengembara ke Tempat-Tempat Jauh.


Tabula Rogeriana digambar oleh Al-Idrisi di tahun 1154 untuk Raja Normandia Roger II dari Sisilia, setelah delapan menetap di istananya, dimana dia bekerja untuk penjelasan dan ilustrasi peta. Peta tersebut, dengan legenda berbahasa Arab, menampilkan daratan Eurasia secara keseluruhan dan sebagian kecil bagian utara benua Afrika dengan sedikit detail pada Tanduk Afrika dan Asia Tenggara.


Untuk Roger, tabula itu diukir dalam piringan besar dari perak padat yang berdiameter dua meter.


Sebagai tambahan, Al-Idrisi juga merupakan ahli farmakologi dan seorang dokter. 

 Salah satu hasil karya Al Idrisi